Menikmati kolam ikan sepanjang hari
Anda memiliki tanah lebih di halaman rumah anda? biasanya atau banyak orang memanfaatkannya dengan membuat kolam ikan hias dengan tujuan agar rumah menjadi segar dan teduh. Apalagi di lengkapi dengan sedikit atraksi air mancur, sensasi gemiricik airnya yang terdengar lembut memang memberikan nuansa yang berbeda pada hunian kita. lebih nyaman lagi bila kita menikmatinya sambil duduk-duduk di tepi kolam ditemani secangkir kopi hangat di sore hari selepas pulang dari bekerja.
Namun sayang ketika malam tiba sebagian orang tidak bisa menikmati kolam ikannya karena tidak dilengkapi dengan lampu-lampu latar yang di tata di sekitar kolam. yang terdengar hanya gemericik air tanpa bisa menikmatinya secara visual. ada juga sebagian orang melengkapi kolam ikannya dengan lampu-lampu hias agar bisa menikmati kolam ikan pada malam hari, namun sayang akibat tidak di tata dengan baik hasil kreasinya tidak bisa dinikmati secara maksimal.
Tak usah risau, berikut ini ada beberapa kiat/cara untuk memaksimalkan tata letak lampu kolam anda agar dapat dinikmati secara maksimal sepanjang hari, setiap waktu. Namun sebelum semuanya itu tercapai, tentu ada langkah – langkah pemasangan lampu hias yang tepat untuk mempercantik kolam ikan di tempat tinggal Anda. ini kiatnya:
1. selain di sisi atas, pasang juga beberapa lampu di sisi dalam kolam untuk memberikan efek pencahayaan pada air. ingat jangan pasang terlalu banyak (maksimal 2 buah untuk kolam kecil (2m/segi)).
2. Pilihlah lampu type LED dengan daya tegangan yang rendah serta perlengkapan pencahayaan untuk penggunaan bawah air. Selalu pilih berdasarkan kualitas, karena kualitas yang bagus akan menjamin usia pakai yang lebih tahan lama.
Hindarilah penggunaan perlengkapan pencahayaan dari bahan plastik karena lebih mudah rusak ketika dipasang di bawah air.
2. Gunakan transformator yang memiliki daya untuk semua besaran lampu yang Anda pasang di kolam tersebut. Jika memungkinkan, memilih transformator dengan daya yang lebih besar akan lebih menguntungkan, jika ternyata kelak Anda berniat menambahkan jumlah pencahayaan di area kolam tersebut. Jangan lupa tambahkan juga timer (dimer) untuk mengatur besarnya intensitas cahaya dari setiap lampu hias. Penggunaan aksesori photocell juga akan membantu Anda menghemat penggunaan listrik, karena lampu otomatis hanya akan menyala ketika suasana gelap atau senja
3. Untuk memilih transformator yang sesuai, Anda harus menghitung besarnya daya yang diperlukan. Caranya mudah, akumulasikan besarnya daya semua lampu yang ingin Anda pasang kemudian kalikan jumlahnya dengan 115 persen untuk menentukan besarnya daya minimal transformator yang dibutuhkan.
4. Pasang lampu sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan dari pabrik. Jangan lupa tambahkan filter warna jika memang dibutuhkan.
5. Letakkanlah transformator ke dalam kotak tersendiri, sehingga akan memudahkan Anda ketika terjadi kerusakan instalasi pencahayaan pada kolam.
Nah sekarang anda bisa menikmati kolam ikan anda sepanjang hari, efek cahaya dari bawah air akan menampilkan aktivitas ikan-ikan kesayangan meliuk-liuk sepanjang kolam memberikan nuansa tersendiri, selamat mencoba....
Namun sayang ketika malam tiba sebagian orang tidak bisa menikmati kolam ikannya karena tidak dilengkapi dengan lampu-lampu latar yang di tata di sekitar kolam. yang terdengar hanya gemericik air tanpa bisa menikmatinya secara visual. ada juga sebagian orang melengkapi kolam ikannya dengan lampu-lampu hias agar bisa menikmati kolam ikan pada malam hari, namun sayang akibat tidak di tata dengan baik hasil kreasinya tidak bisa dinikmati secara maksimal.
Tak usah risau, berikut ini ada beberapa kiat/cara untuk memaksimalkan tata letak lampu kolam anda agar dapat dinikmati secara maksimal sepanjang hari, setiap waktu. Namun sebelum semuanya itu tercapai, tentu ada langkah – langkah pemasangan lampu hias yang tepat untuk mempercantik kolam ikan di tempat tinggal Anda. ini kiatnya:
1. selain di sisi atas, pasang juga beberapa lampu di sisi dalam kolam untuk memberikan efek pencahayaan pada air. ingat jangan pasang terlalu banyak (maksimal 2 buah untuk kolam kecil (2m/segi)).
2. Pilihlah lampu type LED dengan daya tegangan yang rendah serta perlengkapan pencahayaan untuk penggunaan bawah air. Selalu pilih berdasarkan kualitas, karena kualitas yang bagus akan menjamin usia pakai yang lebih tahan lama.
Hindarilah penggunaan perlengkapan pencahayaan dari bahan plastik karena lebih mudah rusak ketika dipasang di bawah air.
2. Gunakan transformator yang memiliki daya untuk semua besaran lampu yang Anda pasang di kolam tersebut. Jika memungkinkan, memilih transformator dengan daya yang lebih besar akan lebih menguntungkan, jika ternyata kelak Anda berniat menambahkan jumlah pencahayaan di area kolam tersebut. Jangan lupa tambahkan juga timer (dimer) untuk mengatur besarnya intensitas cahaya dari setiap lampu hias. Penggunaan aksesori photocell juga akan membantu Anda menghemat penggunaan listrik, karena lampu otomatis hanya akan menyala ketika suasana gelap atau senja
3. Untuk memilih transformator yang sesuai, Anda harus menghitung besarnya daya yang diperlukan. Caranya mudah, akumulasikan besarnya daya semua lampu yang ingin Anda pasang kemudian kalikan jumlahnya dengan 115 persen untuk menentukan besarnya daya minimal transformator yang dibutuhkan.
4. Pasang lampu sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan dari pabrik. Jangan lupa tambahkan filter warna jika memang dibutuhkan.
5. Letakkanlah transformator ke dalam kotak tersendiri, sehingga akan memudahkan Anda ketika terjadi kerusakan instalasi pencahayaan pada kolam.
Nah sekarang anda bisa menikmati kolam ikan anda sepanjang hari, efek cahaya dari bawah air akan menampilkan aktivitas ikan-ikan kesayangan meliuk-liuk sepanjang kolam memberikan nuansa tersendiri, selamat mencoba....


Komentar
Posting Komentar