Agar rumah terbebas dari tikus

Tikus sangat mengganggu kenyamanan selain berbahaya bagi kesehatan hunian. Selain bau, hasil kerat-nya yang 'kreatif' itu juga sering membuat kita kesal. Bagaimana tidak, barang-barang kesayangan, seperti; karpet, buku, sepatu, baju dan lain-lain, yang kita simpan baik-baik agar bisa digunakan lain waktu tiba-tiba koyak dan berlobang sewaktu akan kita gunakan.
Banyak produk telah di tawarkan di pasaran untuk mencegah dan mengusir si hewan pengerat ini, dari yang sederhana berupa jebakan-jebakan kawat besi, sampai yang menggunakan gelombang elektromagnetik dan ultrasonik agar tikus tidak datang lagi kerumah kita, alias jera.
Semua produk tersebut sedikit banyak telah membantu kita menanggulangi hewan jenis hama ini, namun akan lebih baik lagi jika kita mencegahnya sedini mungkin dan tidak memberikan kesempatan tikus menghuni rumah kita.
Dari segi desain arsitektur ada beberapa cara untuk mencegah kedatangan hewan tikus ini sedari dini, berikut kiat-kiatnya:
  1. Jangan menciptakan lorong-lorong  atau gang.
Ruang ini sering tercipta ketika kita merenovai rumah, mengadakan pengembangan baik secara horisontal maupun vertikal. Ketika tidak tahu harus di apakan renovasinya dan tidak mengadakan perencanaan yang matang, maka sudah bisa dipastikan akan ada lorong-lorong yang tercipta akibat renovasi ini. Jalan pintasnya adalah menjadikan lorong tersebut sebagai gudang tempat barang-barang yang sudah tidak terpakai. Hal ini akan mudah mengundang tikus, si binatang pengerat, untuk menempati ruang ini..

 2. Jangan memanfaatkan loteng sebagai gudang.
Loteng atau ruang diatas plafon, sering di manfaatkan sebagai ruang penyimpanan oleh sebagian orang karena tidak memiliki gudang di rumahnya, atau memiliki gudang tetapi sudah tidak cukup lagi menampung barang-barang yang kita miliki. Keputusan untuk memanfaatkan loteng sebagai gudang ini lah sebagai pemicu kemunculan tikus dirumah kita. Kondisi ini akan menyulitkan kita mengingat letak loteng yang berada diatas susah untuk di pantau keberadaannya.


3. Selalu berikan ventilasi penghawaan udara di setiap ruang.
Sudah tidak dipungkiri bahwa hewan tikus senang dengan ruang yang lembab akibat tidak memiliki sistem penghawaan udara yang baik. Hal ini terjadi akibat tidak adanya sirkulasi udara yang hilir mudik memasuki suatu ruang. Untuk itu segera buatkan ventilasi jika di rumah anda terdapat ruangan yang tidak memilikinya. Kondisi ini juga kerap terjadi disaat kita merenovasi rumah tanpa memperhatikan syarat-syarat kenyamanan suatu ruang.

4. Selalu berikan cahaya alami di setiap ruang.
Sama halnya dengan penghawaan, cahaya alami juga merupakan unsur penting yang harus dimiliki suatu ruang agar tidak mudah di hampiri hama tikus. Dengan tidak adanya cahaya alami pada suatu ruang, menyebakan ruang tersebut menjadi lembab dan temaram.
Jika tidak dimungkin untuk membuat pencahayaan alami pada dinding rumah, anda bisa menyiasatinya dengan membuatnya di atap rumah anda. Saat ini sudah banyak dijual di pasaran material-material bangunan yang bisa dimanfaatkan untuk membuat pencahayaan alami di area atap rumah (sky light).

Demikian beberapa cara mencegah kedatangan hama tikus di rumah kita dari segi desain arsitektur rumah tinggal, yang penting jangan menciptakan ruang-ruang lembab di rumah kita agar tidak mudah di datangi tikus. Selain tidak nyaman, ruang yang lembab juga bisa menimbulkan banyak penyakit bagi penghuninya. Hubungi: 081324266446, anda akan mendapatkan hunian yang asri dan nyaman bebas dari hama tikus...:)

Komentar